Sablon merupakan ketrampilan yang dapat dipelajari oleh siapapun. Pada posting kali ini sekilas tentang dasar-dasar sablon. Sebenarnya sudah banyak yang membahas akan tema ini, akan tetapi tetap saja sablon merupakan tema yang menarik untuk saya, karena banyak sekali yang bisa dikerjakan dengan sablon ini dan tentunya ada income yang bisa didapat dari hasil sablon yang kita kerjakan. Pada prinsipnya dasar-dasar sablon relatif sama untuk semua media/bahan yang menjadi obyeknya. Ada beberapa faktor yang dapat menentukan baik buruknya hasil dari sablon yang kita kerjakan. Pertama adalah pembuatan film itu sendiri, kalau kita tidak mau repot ada jasa yang membuatkan film tersebut, (setting film). Biasanya film ini cetak menggunakan printer laser diatas kertas kalkir, atau juga bisa pakai plotter diatas mika tipis transparan. Yang kedua adalah transfer dari film tersebut pada screen yang telah diolesi obat (atau biasanya kami menyebut kegiatan ini "afdruk"). Dan yang ketiga adalah teknik penyaputan tinta pada bahan yang kita sablon. Peralatan yang digunakan sebenarnya cukup sederhana, antara lain Screen, rakel, meja sablon, tinta, obat afdruk, kaca, hair dryer dan spon.Pertama kita siapkan screen, screen ini kita olesi dengan obat afdruk secara merata ke seluruh permukaan screen. Kemudian kita keringkan dengan hair dryer kira kira 5-10 menit. kemudian kita diamkan 20 menit. Semua kegiatan ini dilakukan pada tempat yang remang jangan sampai terkena sinar secara berlebihan karena obat afdruk ini bereaksi dengan intensitas cahaya. Setelah itu siapkan film yang telah kita buat, taruh film ini secara terbalik diatas permukaan screen. Pasang Spoon di bawah screen, kemudian letakkan kaca diatas film tadi, tekan supaya film bisa lurus dengan permukaan screen. Setelah semua siap kita tinggal panaskan dibawah cahaya matahari sekitar 15 detik. Setelah itu bawa masuk ke dalam ruangan dan lepas semua film, kaca dan spoon. Sekarang tinggal screenya saja. Lihat pada screen akan membentuk pola yang seperti tercetak pada film. Selanjutnya kita siram screen dengan air dingin dan obat afdruk yang membentuk pola tadi akan rontok dengan sendirinya. Untuk mempertegasnya kita bisa memakai semprotan air kecil agar sisa-sisa obat afdruk yang tidak kita inginkan bisa terbuang. Setelah semua selasai kita bisa mengeringkan lagi di bawah panas matahari. Kita bisa kerjakan kegiatan lainnya, semisal ngopi atau apa saja. Pada intinya kegiatan tadi adalah mereaksiakan obat afdruk pada sinar matahari(intensitas cahaya). Obat afdruk yang terkena sinar matahari akan mengeras. sedang yang tertutup oleh pola film tadi tetap lunak, sehingga pada waktu disiram dengan air akan ikut larut. Dengan demikian cetakan untuk menyablon akan terbentuk dan siap untuk kita gunakan.Kedua siapkan meja sablon, bentuk dari meja sablon ibi biasanya permukaanya kaca kemudian salah satu dari sisi meja ini dipasang engsel(bisa dibeli di toko sablon). Engsel ini kita gunakan untuk menjepit screen kita tadi.Setelah siap kita ambil screen tadi dan pasangkan pada engsel tersebut dan kencangkan. Taruh bahan yang akan kita sablon dibawahnya atur sedemikian rupa sehingga pola pada screen pas dengan media yang akan kita sablon. Setelah pas jangan diubah dulu posisinya, ambil kertas, beri lem salah satu permukaanya dan tempelkan pada meja tepat pada salah satu sisi tepi vertikal dari media yang akan kita sablon tad, dan ulangi lagi untuk tepi yang horisontal. Hal ini akan membentuk huruf L ketika media yang akan dicetak kita ambil. Fungsi dari L ini adalah untuk menentukan posisi (patokan) media berikutnya agar kita lebih mudah menempatkanya, yaitu tinggal merapatkan media yang akan kita sablon dengan patokan tadi.Ketiga siapkan rakel dan cat sablon.Rakel sesuaikan dengan lebar pola cetak pada screen. Tuangkan cat pada sisi screen dekat engsel secukupnya,Pegang rakel celupkan pada tinta tadi dan kuaskan dengan arah maju pada kemiringan kira-kira 75 derajat dengan tekanan yang merata. Lihat hasil yang didapat. Demikian seterusnya, ulangi sampai media yang akan disablon habis.Untuk pertama kali kita bisa membuat sendiri katu nama kita, misalnya.Posting berikutnya akan dilengkapi dengan gambar agar lebih mudah lagi untuk dimengerti, dan juga macam2 tinta dan reducernya serta ukuran dari kerapatan screen serta obat afdruk.Bersambung.
Labels: dasar sablon

Anonymous said...
Mas Sas.. Buka'en Blog-ku. Enek coro nggo golek duit..
http://vindre.blogspot.com
March 31, 2009 at 8:58 PM